Tanah Bumbu – Dalam upaya mendukung pembangunan berkelanjutan dan penguatan ekonomi hijau daerah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tanah Bumbu tengah melakukan proses peninjauan kawasan hutan mangrove sebagai bagian dari rencana pengembangan skema carbon trade (perdagangan karbon).
Langkah ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam mendukung program pengurangan emisi gas rumah kaca serta optimalisasi potensi sumber daya alam secara berkelanjutan.
Potensi Strategis Mangrove
Hutan mangrove memiliki peran penting sebagai penyerap dan penyimpan karbon alami (blue carbon). Selain berfungsi melindungi kawasan pesisir dari abrasi dan intrusi air laut, mangrove juga menjadi habitat penting bagi berbagai biota laut serta penopang ekonomi masyarakat pesisir.
Melalui skema perdagangan karbon, potensi serapan karbon dari kawasan mangrove dapat dikonversi menjadi nilai ekonomi, tanpa mengurangi fungsi ekologisnya. Dengan demikian, pelestarian lingkungan berjalan seiring dengan peningkatan investasi dan pendapatan daerah.
Tahapan Peninjauan
Saat ini, DPMPTSP Tanah Bumbu bersama instansi teknis terkait tengah melakukan:
- Identifikasi dan pemetaan kawasan mangrove
- Pengumpulan data potensi serapan karbon
- Koordinasi lintas sektor dengan perangkat daerah dan pemangku kepentingan
- Kajian regulasi serta peluang kerja sama investasi karbon
Proses ini dilakukan secara hati-hati dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, guna memastikan transparansi, akuntabilitas, serta keberlanjutan program.
Dorongan Investasi Berbasis Lingkungan
Inisiatif ini diharapkan dapat membuka peluang investasi baru di sektor lingkungan hidup, khususnya perdagangan karbon berbasis ekosistem mangrove. Selain berkontribusi terhadap target pengurangan emisi nasional, program ini juga berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar kawasan hutan mangrove.
DPMPTSP Tanah Bumbu menegaskan bahwa pengembangan skema carbon trade ini tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga pada perlindungan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Ke depan, DPMPTSP Tanah Bumbu akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta mitra strategis lainnya guna memastikan program ini berjalan optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi daerah.